Bab 2. Kajian Kebutuhan dan Kepatuhan

Bab 1. Pendahuluan
22/09/2017
Bab 3. Kajian Teknis
22/09/2017

Kajian Kebutuhan

  1. Kondisi Eksisting Sarana Transportasi Perkotaan
    Permasalahan penyediaan dan pengelolaan sarana transportasi perkotaan harus dapat diuraikan secara jelas. Kadar dan kualitas dari jasa-jasa layanan transportasi perkotaan yang ada serta mengidentifikasi segara permasalahan dan kekurangannya. Untuk mengidentifikasi permasalahan dimaksud, maka beberapa pertanyaan berikut ini harus sudah dapat dijawab pada tahapan Prastudi Kelayakan ini.

    • Transportasi perkotaan apa saja yang ada
    • Lokasi dan fungsi transportasi perkotaan
    • Pengelola transportasi perkotaan- Pengguna transportasi perkotaan
    • Manfaat sarana transportasi perkotaan
    • Kualitas sarana transportasi perkotaan yang ada
    • Biaya atau tarif pengguna sarana transportasi perkotaan
  2. Tren Wilayah Perkotaan Saat Ini
    Menjelaskan tren wilayah perkotaan saat ini apa saja misalnya pertumbuhan kendaraan bermotor yang pesat yang tidak sebanding dengan pembangunan jalan, Penurunan pangsa penggunaan angkutan umum, berjalan kaki dan sepeda, Penurunan kualitas pusat kota; pemekaran kota yang pesat menjadi penyebaran tak terkendali berbasis mobil, meningkatnya angka kecelakaan, kemacetan dan lain sebagainya.
  3. Inisiatif Pemerintah / Pemerintah Daerah
    Menjelaskan apa saja inisiatif Pemerintah/Pemda dalam meningkatkan sarana transportasi perkotaan di wilayah tersebut, termasuk misalnya alokasi anggaran untuk transportasi perkotaan, program apa saja yang sedang atau akan dijalankan, dan lain sebagainya.
  4. Demografi dan Kebutuhan
    Menjelaskan demografi di wilayah pelayanan fasilitas baik saat ini maupun proyeksi selama tahun perencanaan, kajian kebutuhan sarana transportasi perkotaan, gap antara sarana yang ada dengan sarana yang diperlukan.

Kajian Kepatuhan

Kajian kepatuhan ini bertujuan untuk melihat kesesuaian rencana penyediaan atau pengelolaan sarana transportasi perkotaan dengan rencana-rencana, program-program, dan kebijakan-kebijakan yang ada. Beberapa rencana yang perlu dikaji kesesuaiannya antara lain dijabarkan dalam sub-bab berikut.

  • Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN)
    Dilakukan kajian bagaimana rencana pengembangan penyediaan sarana transportasi perkotaan berbasis rel sesuai dengan rencana pembangunan di sektor transportasi perkotaan dalam rencana pembangunan jangka panjang nasional.
  • Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN)
    Dilakukan kajian bagaimana rencana pengembangan penyediaan sarana transportasi perkotaan berbasis rel sesuai dengan rencana pembangunan di sektor transportasi perkotaan nasional dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional.
  • Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)
    Dilakukan kajian bagaimana rencana pengembangan penyediaan sarana transportasi perkotaan berbasis rel sesuai dengan rencana pembangunan di sektor transportasi perkotaan jangka menengah di wilayah pelayanan.
  • Rencana Strategis Kemenhub
    Dilakukan kajian bagaimana rencana pengembangan penyediaan sarana prasarana transportasi perkotaan sesuai dengan rencana strategis Kementerian Perhubungan.
  • Rencana Strategis Dinas Perhubungan
    Dilakukan kajian bagaimana rencana pengembangan penyediaan sarana prasarana transportasi perkotaan berbasis rel sesuai dengan rencana strategis Dinas Perhubungan di wilayah pelayanan.

Kesimpulan

Menjelaskan bagaimana rencana pengembangan sarana prasarana transportasi perkotaan berbasis rel dengan skema KPBU sesuai dengan kebutuhan dan juga sesuai dengan rencana-rencana yang ada.