Ringkasan Eksekutif

Template Pra-Studi Kelayakan
23/11/2017
Bab 1. Pendahuluan
23/11/2017

Dokumen Pra-Studi Kelayakan harus diawali oleh Ringkasan Eksekutif yang merupakan ringkasan dari Dokumen Pra-Studi Kelayakan yang akan menjadi titik perhatian (highlight) perencanaan bisnis atau tesis dari rencana bagi pengambil keputusan dalam proses KPBU ini. Tujuan Ringkasan Eksekutif adalah untuk memberikan gambaran perencanaan pelaksanaan KPBU kepada pembaca.

Ringkasan Eksekutif harus berisi gambaran singkat tentang latar belakang diperlukan proyek ini dan tujuannya, serta rencana untuk mencapai tujuan tersebut. Terakhir memasukkan jumlah dan tujuan pinjaman atau investasi, jangka waktunya, kelayakan pendanaan dan pernyataan pembayaran bagi pihak Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) maupun Badan Usaha Pelaksana (BUP) serta manfaat bagi semua pihak.

Dalam menyusun Ringkasan Ekskutif gunakan  kata kunci dengan menjawab 6 pertanyaan yaitu: Siapa, Apa, Dimana, Kapan, Mengapa dan Bagaimana. Adapun pembuatan ringkasan eksekutif secara lengkap harus meliputi sebagai berikut :

  1. Pengantar
    Awali Ringkasan Eksekutif dengan latar belakang diperlukannya proyek serta mengapa perlunya proyek ini dilakukan dengan skema KPBU. Jelaskan apakah ini merupakan proyek solicited atau unsolicited dan siapa yang menjadi pemrakrasanya.
  2. Lokasi Proyek
    Mendefinisikan rencana lokasi pelaksanaan proyek, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan/desa serta cakupan pelayanannya.
  3. Peluang Pasar
    Mendefinisikan dengan jelas peluang pasar dari proyek pengembangan KI dengan skema KPBU yang direncanakan berdasarkan hasil analisa pasar yang dilakukan.
  4. Skema Kerjasama yang ditawarkan
    Mendefinisikan secara ringkas skema KPBU terpilih yang akan ditawarkan beserta dengan alokasi risikonya bagi pihak PJPK dan BUP.
  5. Rencana Investasi
    Menjelaskan rencana investasi, terutama nilai CAPEX yang diperlukan dari pihak-pihak yang terlibat dalam pembiayaan investasi (PJPK, BUP dan institusi lainnya bila ada) mencakup Laba Rugi (Income Statement Projection), penghasilan yang diharapkan (Expected Revenue), biaya (Expense) dan proyeksi laba bersih (net profit projection) selama masa kerjasama.
  6. Struktur Organisasi
    Menjelaskan para pemangku kepentingan yang akan telibat dalam KPBU. Penjelasan dapat dilakukan cukup melalui skema organisasi disertai dengan keterangannya.
  7. Kesiapan Proyek
    Menjelaskan prosedur yang telah dilewati serta kebutuhan apa saja yang sudah maupun belum terpenuhi, seperti misalnya ketersediaan lahan, izin lingkungan, dan sebagainya.
  8. Dukungan Pemerintah dan/atau Jaminan Pemerintah
    Menjelaskan diperlukan atau tidaknya serta kesiapan dari Dukungan Pemerintah dan/atau Jaminan Pemerintah dalam proyek KPBU yang akan dilaksanakan.