Bab 1. Pendahuluan

Latar Belakang
18/12/2018
Bab 2. Kajian Hukum dan Kelembagaan
23/01/2019

 

Latar Belakang

Menguraikan secara umum latar belakang diperlukannya proyek KPBU Sarana dan Prasarana ASDP yang dimaksud. Perlu ditelusuri dan diuraikan kebutuhan rintisan pengembangan, pengembangan, maupun revitalisasi Sarana dan Prasarana ASDP yang akan dikembangkan melalui KPBU. Penelusuran dapat dilakukan melalui pencarian atau penemuan langsung kebutuhan Sarana dan Prasarana ASDP di lapangan, maupun melalui penelusuran dari pemenuhan target-target pembangunan Sarana dan Prasarana ASDP melalui dokumen resmi kementerian, pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota, seperti RPJMN, Renstra Kementerian, RPJMD provinsi/kabupaten/kota, dan rencana induk pengembangan pelabuhan nasional maupun daerah (provinsi/kabupaten/kota), serta masterplan/rencana induk.

Beberapa poin penting untuk dapat dimasukkan dalam Latar Belakang ini antara lain meliputi:

  1. Kondisi penyelenggaraan Sarana dan Prasarana ASDP secara nasional, beserta data-data pendukungnya. Misalkan keterkaitan pembangunan sistem angkutan multi moda dan pertumbuhannya, kemudian secara spesifik kebutuhan pelayanan Sarana dan Prasarana ASDP untuk wilayah yang akan dikembangkan;
  2. Uraian target Pemerintah dalam meningkatkan layanan angkutan penyeberangan secara nasional, kemudian dirinci menurut propinsi/kabupaten/kota dalam rangka peningkatan pemerataan pembangunan
  3. Kondisi umum layanan dan pengelolaan Sarana dan Prasarana ASDP di propinsi/kabupaten/kota secara umum, meliputi sarana/prasaranayang dimiliki saat ini;
  4. Peluang peningkatan pelayanan Sarana dan Prasarana ASDP yang secara langsung akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan yang disebabkan oleh mudahnya keterjangkauan;
  5. Upaya dan kebijakan pemerintah pusat maupun daerah bersangkutan dalam maksud peningkatan layanan Sarana dan Prasarana ASDP.
  6. Kendala pembiayaan yang dihadapi dalam mengadakan/meningkatkan kualitas penyediaan dan/atau penyelenggaraan Sarana dan Prasarana ASDP.
  7. Kesimpulan akan adanya kebutuhan pembiayaan untuk mengadakan/meningkatkan kualitas pelayanan Sarana dan Prasarana ASDP yang diharapkan bisa diatasi dengan melibatkan pihak badan usaha melalui skema KPBU.

Maksud dan Tujuan

Dalam sub-bab ini diuraikan tentang maksud dan tujuan dari penyusunan Pra-Studi Kelayakan tersebut.

Maksud

Mendefinisikan maksud penyusunan Prastudi Kelayakan proyek KPBU. Contoh dari maksud tersebut antara lain sebagai berikut:

  • Mengkaji kelayakan proyek KPBU dan mendorong minat swasta untuk berinvestasi dalam pembiayaan penyediaan ataupun penyelenggaraan layanan sarana dan prasarana ASDP secara utuh maupun bagian dari layanan sarana/prasarana ;
  • Mengembangkan struktur pembiayaan penyediaan ataupun penyelenggaraan Sarana dan Prasarana ASDP melalui skema KPBU.
  • Menyampaikan kajian kelayakan pembiayaan penyediaan ataupun penyelenggaraan Sarana dan Prasarana ASDP melalui skema KPBU.
  • Memberikan informasi awal dan langkah-langkah penyiapan KPBU bidang Sarana dan Prasarana ASDP dengan penyusunan studi kelayakan awal
  • Memberikan kajian kelayakan pembiayaan penyediaan ataupun penyelenggaraan Sarana dan Prasarana ASDP (salah satu atau keseluruhan) dalam rangka peningkatan pelayanan sarana dan prasarana ASDP.

Tujuan 

Mendefinisikan tujuan penyusunan Prastudi Kelayakan proyek KPBU ini. Contoh dari tujuan tersebut antara lain:

  • Memberikan pemahaman akan kebutuhan peningkatan/pengadaan layanan prasarana dan sarana ASDP;
  • Memberikan pemahaman akan kelayakan dalam penyediaan dan/ataupun penyelenggaraan Sarana dan Prasarana ASDP melalui skema KPBU.
  • Memastikan peningkatan kualitas penyelenggaraan Sarana dan Prasarana ASDP.
  • Terciptanya transfer teknologi maupun kemampuan manajerial dalam memberikan pelayanan dan fasilitas pada bandara di wilayah proyek.
  • Meningkatkan kinerja pemerintah pusat/daerah daerah dalam pelayanan penyeberangan ASDP melalui KPBU Sarana dan Prasarana ASDP.
  • Dan/atau lain-lain.

Sistematika Pembahasan

Menjelaskan sistematika pembahasan dokumen Prastudi Kelayakan beserta uraian singkat isi dari tiap-tiap bab dalam Pra-Studi Kelayakan, yaitu:

Ringkasan Eksekutif

Bab 1   : Pendahuluan

Bab 2   : Kajian Hukum dan Kelembagaan

Bab 3   : Kajian Teknis

Bab 4   : Kajian Ekonomi dan Komersial

Bab 5   : Kajian Lingkungan dan Sosial

Bab 6   : Kajian Bentuk KPBU

Bab 7   : Kajian Risiko

Bab 8   : Kajian Kebutuhan Dukungan Pemerintah dan/atau Jaminan Pemerintah

Bab 9   : Kajian Mengenai Hal-hal yang Perlu Ditindaklanjuti (Outstanding Issues)

Bab 10 : Kajian Pengadaan